Ciri-ciri Lembaga Pelatihan Kerja yang Tidak Bagus dan Harus Dihindari!

Memasuki era industri 4.0 memang penting bagi kita semua untuk terus update dan meningkatkan skill serta wawasan, sehingga tidak tergerus olah perkembangan zaman tersebut. Apalagi jika masih ingin tetap eksis di dunia kerja yang persaingannya memang semakin ketat. Banyak perusahaan yang kemudian mengirim karyawan mereka guna mengikuti training atau pelatihan agar bisa terus bersaing dengan yang lain. Apalagi SDM juga termasuk aset penting untuk sebuah perusahaan agar bisa terus bergerak maju. Belum lagi sekarang ini juga makin banyak diantara lembaga pelatihan kerja yang menawarkan layanan mereka.

Umumnya memang kegiatan pelatihan kerja ini dilakukan sekali dalam setahun dengan mengirim beberapa karyawan untuk mengikuti kelasnya, ada yang sistemnya short program atau program pendek memakan waktu 2 sampai 3 hari saja. Namun tak jarang pula yang programnya jangka panjang. Cukup disesuaikan dengan kebutuhan saja. Hanya saja memang tidak semua lembaga penyedia layanan training ini juga terpercaya, bagus untuk dijadikan sebagai pilihan. Faktanya ada banyak perusahaan yang mengaku menyesal setelah mengikuti training disana.

Untuk itu maka penting sekali mengenali ciri-ciri lembaga pelatihan kerja yang tidak bagus berikut ini, sehingga Anda juga tidak sampai memilihnya, yaitu:

  1. Tidak mau merubah konten atau materi training sesuai dengan keinginan klient, sebelum nantinya memutuskan mengikuti program pelatihan pasti Anda akan disodori mengenai materi training yang diberikan bukan. Ada kalanya tidak berkenan dengan materi atau konten tersebut sehingga ingin merubahnya. Lembaga yang bagus pasti akan menyesuaikan dengan keinginan klient, namun jika mereka masih tetap pada pendirian dan tidak mau merubahnya sebaiknya cari yang lain saja.
  2. Lepas tangan setelah training tersebut selesai, tidak ada program pasca training yang digunakan untuk mengukur perkembangan kemampuan dari peserta tersebut. Hal semacam ini dampaknya juga fatal serta patut untuk Anda hindari. Mengingat bagaimanapun Anda mengikuti program pelatihan dengan tujuan untuk merasakan manfaatnya bukan, harus ada kemajuan antara sebelum dan setelah mengikuti pelatihan, namun ketika tidak ada sarana untuk pembuktiannya sendiri sama artinya dengan bohong.
  3. Tidak memberikan sertifikat, sertifikat ini tak hanya dijadikan sebagai bukti bahwa Anda pernah mengikuti pelatihan tersebut. Melainkan juga dapat dilampirkan jika seandainya nanti ingin melamar pekerjaan baru ataupun sejenisnya. Jadi ketika tidak menyertakan adanya sertifikat sama artinya dengan tidak pernah mengikuti pelatihan bukan. Jadi carilah yang memberikan sertifikat.
  4. Mentor atau pemateri yang tidak berkapasitas, yaitu tidak sesuai di bidangnya, kerap kali dijumpai lembaga pelatihan semacam ini. padahal mereka yang mengedukasi atau memberikan ilmu kepada para peserta. Jika seandainya tidak punya kapasitas di bidangnya maka nantinya akan salah kaprah bukan.
  5. Punya reputasi yang buruk hindari juga lembaga yang memiliki reputasi buruk, karena ini kurang bagus, biasanya mereka sering kali membuat masalah dan mengecewakan kliennya, jadi sebelumnya cek terlebih dahulu bagaimana review serta rekomendasi orang lain yang sudah pernah menggunakan layanan mereka, apakah memang memuaskan ataukah tidak. Jika memang reputasinya buruk sebaiknya segera cari yang lain.

Itulah beberapa ciri atau kriteria lembaga pelatihan kerja yang patut untuk dihindari, pilihlah yang paling aman dan sudah berpengalaman seperti dari Prasmul-ELI di https://prasmul-eli.co/id.

Faktanya sendiri Prasmul-ELI ini memang sudah sejak lama dipercaya oleh perusahaan-perusahaan besar dalam menangani masalah pelatihan kerja karyawan kantor mereka.