Di era digital yang serba terhubung ini, data pribadi menjadi komoditas berharga. Sayangnya, hal ini juga menarik perhatian para peretas (hacker) yang ingin mencuri dan menyalahgunakan informasi tersebut. Dikutip dari rakyatnesia.com, perlindungan data pribadi menjadi sangat penting di tengah maraknya kejahatan siber. Artikel ini akan membahas langkah-langkah penting untuk melindungi data pribadi Anda dari serangan peretas.
- Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik
- Kata sandi adalah garis pertahanan pertama dalam melindungi akun Anda. Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir, nama hewan peliharaan, atau “123456”.
- Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol untuk membuat kata sandi yang kuat.
- Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun Anda. Jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama di beberapa akun.
- Pertimbangkan untuk menggunakan pengelola kata sandi untuk membantu Anda membuat dan menyimpan kata sandi yang kuat.
- Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
- Autentikasi dua faktor menambahkan lapisan keamanan ekstra dengan meminta kode verifikasi tambahan selain kata sandi Anda.
- Kode verifikasi ini biasanya dikirimkan ke ponsel atau email Anda.
- Aktifkan 2FA di semua akun yang mendukungnya, terutama akun yang berisi informasi sensitif.
- Perbarui Perangkat Lunak Secara Teratur
- Pembaruan perangkat lunak seringkali menyertakan perbaikan keamanan yang penting.
- Pastikan sistem operasi, aplikasi, dan perangkat lunak antivirus Anda selalu diperbarui ke versi terbaru.
- Aktifkan pembaruan otomatis jika memungkinkan.
- Waspadai Email dan Pesan Phishing
- Phishing adalah teknik penipuan yang digunakan peretas untuk mencuri informasi pribadi Anda.
- Mereka seringkali mengirimkan email atau pesan yang tampak sah, meminta Anda untuk mengklik tautan atau memberikan informasi pribadi.
- Jangan pernah mengklik tautan atau mengunduh lampiran dari email atau pesan yang mencurigakan.
- Selalu periksa alamat pengirim dan pastikan situs web yang Anda kunjungi aman (URL dimulai dengan “https://”).
- Gunakan Jaringan Wi-Fi yang Aman
- Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik untuk mengakses akun sensitif, seperti perbankan daring atau email.
- Jika Anda harus menggunakan Wi-Fi publik, gunakan Virtual Private Network (VPN) untuk mengenkripsi koneksi Anda.
- Matikan Wi-Fi dan Bluetooth saat tidak digunakan.
- Batasi Informasi Pribadi yang Anda Bagikan Secara Daring
- Berhati-hatilah dengan informasi pribadi yang Anda bagikan di media sosial atau situs web lainnya.
- Semakin sedikit informasi yang Anda bagikan, semakin kecil risiko informasi tersebut disalahgunakan.
- Tinjau pengaturan privasi Anda di semua platform daring dan batasi informasi yang dapat dilihat publik.
- Gunakan Perangkat Lunak Antivirus dan Anti-Malware
- Instal perangkat lunak antivirus dan anti-malware yang terpercaya di perangkat Anda.
- Pastikan perangkat lunak tersebut selalu diperbarui dan lakukan pemindaian secara teratur.
- Hindari mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak dikenal.
- Cadangkan Data Anda Secara Teratur
- Cadangkan data Anda secara teratur ke perangkat penyimpanan eksternal atau layanan penyimpanan awan yang aman.
- Hal ini akan membantu Anda memulihkan data jika perangkat Anda hilang atau dicuri.
- Pastikan untuk selalu memperbarui pengetahuan mengenai keamanan digital.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat meningkatkan keamanan digital Anda dan melindungi data pribadi Anda dari peretas.